Showing posts with label Motivasi jomblo. Show all posts
Showing posts with label Motivasi jomblo. Show all posts

Saturday, January 13, 2018

Sepotong Martabak Manis Untukmu Yang Sedang Patah Hati

MySatnite.com - Untukmu Yang Sedang Patah Hati

Sepotong Martabak Manis Untukmu Yang Sedang Patah hati
Sumber pic knkx(org) lalu saya edit lagi

Kepergian dan sebuah kehilangan sesuatu yang pasti akan terjadi dalam kehidupan kita. Dalam setiap kepergian terkadang memang harus ada yang namanya peratapan, untuk sekedar meluapkan emosi dalam diri, sedikit mengurangi rasa sakit dari kehilangan.

Wednesday, January 10, 2018

Mengusir Rasa Kesepian

MySatnite.com - Kesepian

Mengusir Rasa Kesepian
Sumber pic pixabay dengan keyword "Kesepian" terus saya edit lagi.

Dalam hidup ini kita terkadang sering merasakan sebuah perasaan negatif yang hanya merusak momen indah kita. Tanpa disadari perasaan negatif yang muncul membuat kita kadang ingin melakukan hal-hal diluar akal sehat.

Perasaan negatif juga banyak menimbulkan masalah untuk diri kita sendiri. Salah satunya rasa kesepian, saya percaya setiap orang pasti pernah merasakan namanya kesepian.

Kesepian bisa menyerang siapa saja, bahkan artis terkenalpun bisa dirasuki oleh kesepian. Banyak yang sampai melakukan tindakan bunuh diri karena merasa dirinya kesepian.

Menurut laman Wikipedia kesepian adalah keadaan emosi dan kognitif yang tidak bahagia yang diakibatkan oleh hasrat akan hubungan akrab tetapi tidak dapat mencapainya.

Hanya itu saja, saya juga tidak begitu mengerti dengan kalimatnya. Kesepian itu merujuk kepada kesendirian, tanpa teman. Tapi tidak semua kesepian itu harus sendiri atau tanpa teman dan orang-orang disekitar kita.

Dalam kehidupan nyata banyak yang merasakan rasa kesepian meskipun dalam keadaan ditengah kerumunan atau keramaian.

Banyak faktor yang menyebabkan seseorang merasakan kesepian, dari hal kecil seperi perpisahan, patah hati, sebuah penolakan, dikucilkan, sebuah transisi kehidupan pun membuat kita merasakan kesepian seperti menjadi tua dan ditinggalkan oleh anak-anaknya  dan masih banyak lagi.


Jangan lupa baca juga : Usia Bertambah Sisa Hidup Semakin Berkurang

Sesekali perhatikan sekitarmu, perhatikan orang lain


Rasa sepi terkadang hadir karena kita hanya peduli dengan diri kita sendiri, ingin diperhatikan tapi kita tidak pernah mencoba untuk memperhatikan orang lain.

Mulai dari memberi pertolongan kepada orang yang membutuhkan, karena membantu sesama akan mengikis sedikit demi sedikit rasa kesepian kita. Membantu sesama juga menimbulkan perasaan bahagia  yang akan membuat kita lebih tenang.

Hal ini pun dapat membantu kita lebih dekat dengan lingkungan sekitar, memahami rasa sosial dan menajai lebih empati.

Merobohkan tembok yang menghalangi antara kita dan orang-orang yang ada disekitar kita. Pada akhirnya rasa kesepian itu akan hilang dengan sendirinya.
Baca juga : Memberi dan Sebuah Kebahagiaan.

“Kesepian harusnya membuat kita sadar, bahwa dalam hidup ini kita membutuhkan orang lain”


Berbagi cerita kepada orang-orang yang bisa kita percaya


Tidak perlu malu untuk mengakui bahwa kita sedang merasakan kesepian, ceritakan kepada orang yang bisa kita percaya.

Mungkin tidak sepenuhnya menghilangkan rasa kesepian dalam diri, namun paling tidak sedikit meringankan.

Ceritakan yang apa yang membuat diri kita merasa kesepian, mintalah solusi terbaik dari sahabat kita tadi.

Itulah kenapa kita perlu setidaknya satu orang dalam hidup ini yang bisa kita percaya untuk saling berbagi.
Baca juga : Sebutir Berlian dari Sebuah Pertemanan

“Kesepian tidak akan pernah lebih kejam dalam kedekatan erat dengan seseoarang  yang berhenti untuk saling peduli”


Mengadulah kepada yang menciptakan berbagai macam perasaan dalam diri


Berbicaralah kepada yang maha kuasa, ini jalan terakhir untuk menghilangkan rasa kesepian dalam diri ini.

DIA lah yang membolak-balikkan perasaan kita. Mengadu dan bicaralah dalam setiap sujud dan doa, coba untuk instrospeksi diri.

Mungkin ada yang salah dalam diri kita, yang dibuat sengaja ataupun tidak. Selama kita paham dan mengerti tentang hal itu, kita tidak akan pernah benar-benar merasakan kesepian ataupun kesendirian.

Doa adalah jembatan, obat dari segala penyakit kegelisahan. Obat penenang jiwa dikala rasa sepi tiba.
Baca juga : 3 Hal Sederhana yang dapat membuatmu bahagia tapi sering dilupakan

“Terkadang orang yang selalu ingin membuat orang lain bahagia adalah orang yang paling sering merasakan kesepian”

Ingatlah satu hal, rasa sepi hanya terbentuk saat emosi negatif hadir menyelimuti hati. Cobalah untuk keluar sejenak, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk sekedar mengusirnya.

Jika kita merasa kehidupan memberikan sebuah rasa pahit, buatlah rasa pahit itu menjadi sebuah jamu yang menyehatkan. Agar orang lain merasakan manfaatnya maka berbagilah, karena hidup bukan tentang diri kita sendiri.

Sunday, December 3, 2017

Ketika Kata Cinta Saja Tidak Cukup

Ketika Kata Cinta Saja Tidak Cukup
Sumber pic Pixabay tidak saya edit tapi cuma nambah gambarnya doang

Minggu pagi kemarin yang seharusnya libur dan waktunya untuk malas malasan di kamar kost. Tapi terganggu dengan adanya pekerjaan dadakan. Minggu itu hari dimana selalu saya nantikan untuk tidur siang dan hibernasi.

Tapi ada pekerjaan yang harus saya selesaikan bertemu dengan klien di luar. Sebenarnya ini tugas rekan kerja saya, tapi berhubung beliau sedang tidak enak badan jadi saya yang menggantikannya.

Kebetulan akhir bulan juga, biasanya kalau ada klient ngajakin ketemu di bayarin makannya. Lumayan kan hemat di akhir bulan.

Meski pada akhirnya yang bayar tetap saya juga, karena orangnya pergi duluan katanya ada keperluan mendadak. Untung bawa duit kalau tidak paling cuci piring.
Tapi bukan ini yang ingin saya ceritakan, sekedar pembuka saja dan sedikit curhat.

Kejadian yang membuat saya ingin menulis ini adalah ketika pulang dari bertemu klien tadi. Kebetulan hujan jadi saya berteduh di halte dulu sambil bengong liatin iklan AOV.

Bukan di halte busway, saya juga tidak tau ini halte atau bukan soalnya tidak ada satupun bus atau apapun yang berhenti disini. Apa memang dibikin untuk berteduh saja mungkin.

Disebelah saya ada sepasang remaja, kalau dilihat dari wajahnya kisaran anak sekolahan. Tidak ada yang mencurigakan dari mereka berdua, tapi ada kalimat yang tidak sengaja saya dengar dari pembicaraan mereka.

Jangan lupa baca juga : Mantan dan Patah Hati

Ini si ceweknya yang ngomong “Kamu sudah berubah sekarang, aku enggak butuh sekedar kata cinta doang, Buktiin la kalo kamu memang cinta.” Dengan sedikit kesal, suaranya cukup keras karena bukan saya saja yang mendengar. Saya tidak tau apa yang terjadi sebelumnya, karena saat disini mereka sudah ada.

Saya hanya senyum mendengarnya sambil bergumam dalam hati “Emaknya mana nih, tolong bawa pulang anaknya suruh belajar, jangan keliaran.” Bukan saya tidak suka atau terganggu tapi lucu saja.

Inikan tempat umum dan banyak orang, memangnya tidak malu ribut ribut begitu. Tapi saya juga sadar diri zaman saya sekolah dulu juga memang sudah banyak yang pacaran tapi tidak sampai begitu juga. Ini lingkungan yang saya kenal, tidak tau kalau diluar jangkauan saya.

Saya jadi teringat juga dengan salah satu teman sekolah yang nyatain perasaannya dengan gebetan. Waktu itu saya hanya jadi saksi dari momen itu, karena teman saya ini tidak PD kalau sendirian katanya.

Setelah menyatakan perasaanya, sicewek hanya menjawab “Aku bukan cewek yang mudah yakin dengan kata kata cinta saja. Aku butuh bukti kalau kamu benar benar cinta, sampai kamu bisa buktiin aku baru kasih jawaban”.

Tapi memang benar adanya apa yang dikatakan oleh cewek cewek ini ya. Kalau hanya sekedar mengucap kata cinta, siapapun juga bisa melakukannya. Namun untuk membuktikan kalau cinta nya bukan sekedar kata kata itu yang jadi pertanyaan.

Cinta itu butuh sebuah perjuangan bukan sekedar mengungkapkan


Lidah bisa saja berdusta ringan untuk berkata. Kita sebagai cowok jangan hanya bermodalkan kalimat manis saja. Cewek modern sekarang semakin pintar, kalau dilihat kita tidak ada sedikit usaha. Ucapkan selamat tinggal saja.

Buktikanlah kalau kamu benar benar mencintainya, yang pasti dengan sesuatu yang mampu membuatnya yakin.

Misal jemput tiap hari di kampusnya, deketin orang tuanya dan bawakan makanan kesukaan mereka. Biasanya ini si ampuh.

Tapi jangan sampai juga dipermainkan, kalau pembuktiannya di suruh lompat dari jembatan mending cari cewek lain lagi.

Sebelum mengungkapkan perasaanmu, yakinkan dulu apakah kamu benar benar ada rasa atau hanya sekedar menganggumi saja.

Terkadang cinta juga butuh sebuah pengorbanan


Banyak yang memang harus kamu korbankan untuk membuat doi benar benar yakin. Berkorban waktu untuk sekedar menemani ia keliling keliling mall cari barang yang mau di beli.

Berkorban bensin untuk antar jemput doi kemana saja, belanja, kekampus, tempat kerja. Berkorban pulsa untuk mendengarkan curhatan doi yang kadang tidak terlalu penting untuk kita sebenarnya. Dan paling penting harus berkorban uang juga untuk membelikan kado ketika ulang tahun. Apa lagi doi minta nya yang aneh aneh.

Masih banyak lagi pengorbanan yang harus kamu lakukan, kalau tidak ingin berkorban mending jomblo saja. Uangnya ditabung untuk persiapan di masa depan, itu pilihan yang bijak.


Kalau memang benar cinta, bukan sekedar mengungkapkan tapi di halalkan


Tidak ada yang lebih meyakinkan selain kamu berani mengajak ke jalan yang benar. Dengan cara ini mungkin doi akan benar benar yakin bahwa kamu serius mencintainya bukan sekedar cinta yang keluar lewat kata kata saja.

Tapi untuk yang masih sekolah mending fokuskan dulu untuk belajar, pacaran untuk sekedar penyemangat saja. Jangan sampai mengganggu proses belajar apa lagi sampai galau galau.

Ingat orang tuamu banting tulang kerja siang malam agar kamu bisa mengenyam pendidikan yang layak, jadi jangan kecewakan kerja keras mereka hanya karena cinta yang ada monyetnya.

...

Ketika kita sudah berani untuk mengungkapkan cinta berarti kita sudah siap menanggung segalanya. Kita harus benar benar bertanggung jawab dengan apa yang sudah kita ucapkan.

Cinta bukan sekedar yang keluar dari dalam mulut saja tapi benar benar apa yang di rasakan di hati. Kalau memang belum siap mending jomblo saja sambil menyiapkan dan memantapkan diri.

Saturday, November 25, 2017

Mantan dan Patah Hati

Mantan dan Patah Hati
Sumber pic Pixabay, kalo gambar enggak nyambung enggak apa kan.

Kenapa harus ada mahkluk yang namanya mantan?, itu salah satu ucapan teman saya yang sedang mengalami patah hati karena ditinggal pacarnya dengan laki laki lain.

Dua hari yang lalu kabar buruk menimpa salah satu teman kost saya. Dia diselingkuhi sama pacarnya, bahkan ini yang ke tiga kalinya hubungan percintaannya berakhir tragis dengan ending diselingkuhi.

Efek dari patah hati yang dirasakan membuat teman saya ini semangat hidupnya turun drastis.
Makan saja sudah tidak nafsu lagi, karena saya teman yang baik akhirnya saya ajak makan diluar.

Awalnya dia tidak mau, tapi saat bilang kalau saya yang bayarin dia langsung berdiri. Hmm Begitu hebat nya patah hati itu, sampai segitunya.

Kalau ngomongin soal patah hati memang tidak jauh-jauh dari mantan, begitupun sebaliknya ketika ngomongin soal mantan pasti terselip noda patah hati. Tapi tidak juga selamanya yang namanya patah hati karena mantan.

Bisa saja patah hatinya karena ditolak, berarti bukan mantan dong.

Tapi tunggu dulu, kalau ditolak berarti itu mantan gebetan. Sudah saya putuskan dan fix, patah hati itu selalu ada hubungannya dengan mantan.

Jangan lupa baca juga : Jomblo Juga Ciptaan Tuhan

Kenapa harus ada mahluk yang namnya mantan?


Ini pertanyaan konyol sebenarnya, tapi saya maklumin mungkin kondisi psikis teman saya masih belum pulih sepenuhnya dari efek patah hati.

Tapi bukan teman saya saja yang seperti ini, diluar sana banyak saya liat status di FB, twitter permasalahin soal mantan.

Menurut saya kalau memang tidak mau ada makhluk yang bernama mantan, ya jangan pacaran. Kalaupun pacaran, pertahanin jangan sampai putus kalo bisa sampai nikah. Walau masih disebut mantan pacar, tapi setidaknya jadi istri dan kamu tidak akan patah hati.

Mantan hanya mengingatkan luka patah hati


Sudah kembali dengan kehidupan yang normal tidak ada bayang bayang yang namanya mantan lagi. Luka dari patah hati pun sudah mulai pulih, hidup sudah mulai berwarna kembali.

Tapi ada saat saat dimana kita kembali mengingat tentang mantan, bisa karena mendengar lagu yang pernah diputer bersama, harum parfum kasir indomaret yang mirip dengan punya doi atau teman yang iseng ngingetin.

Kalau sudah begini luka lama bersemi kembali, yang tadinya sudah menikmati hidup baru harus terusik dengan ingatan ingatan yang mengganggu hati.
...
Tapi tidak selamanya patah hati itu berdampak buruk untuk diri kita kalau kitanya bisa menyikapinya secara dewasa dan berfikir logis saja. Buat pertanyaan untuk diri kita sendiri, kenapa saya patah hati?, kenapa saya diselingkuhi?.

Jangan selalu mencari kesalahan sesorang tapi lupa dengan kesalahan sendiri dan membenarkan diri saja.

Patah hati sebagai bahan introspeksi diri


Saat kita mengalami yang namanya patah hati pasti emosi tidak akan terkendali, semua kesalahan ditimpakan kepada mantan. Apa lagi patah hati karena diselingkuhi, kita akan merasa benar sendiri. Merasa menjadi orang yang paling tertindas dan disakiti.

Ini hal yang lumrah karena saya juga seperti itu ketika dulu patah hati, tapi setelah itu saya sadar mungkin hanya saya saja yang menaruh harapan terlalu besar.

Alhasil ketika harapan tidak sesuai dengan apa yang terjadi timbul gejolak di hati dan berujung patah hati.

Kenapa kita selalu diselingkuhi? Coba ingat ingat apa yang kurang dan apa kesalahan yang pernah kita buat sehingga si doi ninggalin kita demi cowok lain.

Mungkin kamu yang terlalu over protektif, kurang sopan, kasar atau kamunya jarang mandi. Doi ninggalin kamu karena orang lain pasti itu orang ada lebihnya yang tidak ada dalam diri kamu. Kemungkinan lebih ganteng dan sering mandi.

Sebagai pelajaran untuk menjadi lebih dewasa


Belajar tidak harus didapatkan dari pendidikan formal, apa lagi belajar soal kehidupan dan gagalnya percintaan. Tidak akan ada pelajaran yang menjelaskan tentang hal tersebut.

Jadikan kegagalan cinta kamu sebagai pelajaran untuk kamu menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Setelah instrospeksi diri, mulailah perbaiki kesalahan kesalahan yang kamu lakukan agar tidak terulang kembali.

Mulai rubah sifat yang mungkin menyebabkan sidoi pindah kelain hati, mungkin sifat kamu yang terlalu kekanaak kanakan seperti sedang jalan dengan pacar minta beliin balon atau mobl mobilan.

Gagal dalam percintaan itu soal biasa, yang terpenting jangan sampai galaunya mengganggu prestasi dan semangat hidup kamu.

Apa lagi sampai tidak mau makan karena patah hati, mantan kamu tidak akan kembali lagi meski kamu tidak makan sebulan penuh. Hal semacam itu hanya membuat semakin menderita tanpa ada manfaatnya.

Jadilah pribadi yang dewasa menerima segalanya dengan lapang dada seperti lagu sheila on 7. Perempuan tidak hanya satu begitupun dengan yang perempuan, cowok masih banyak.

Jangan tangisi yang sudah pergi dengan yang lain, kalau memang takdirnya hanya jadi mantan ya terima saja. Kalau bisa jadi teman kenapa tidak, tapi kalau tidak bisa ya tidak apa apa.

Mantan dan patah hati memang sulit dipisahkan karena saat bicara patah hati selalu membawa nama nama mantan. Allah selalu punya rahasia dan rencana yang baik untuk kita, itung itung kamu jagain jodoh orang.

Saturday, November 11, 2017

Jomblo Juga Ciptaan Tuhan

Jomblo Juga Ciptaan Tuhan
Sumber pic Pixabay.com

Berbicara lagi tentang jomblo yang memang tidak pernah habis untuk dibahas. Jomblo memang menjadi

Friday, November 10, 2017

Pahlawan Tanpa Kostum - Hari Pahlawan 10 November

Pahlawan Tanpa Kostum - Hari Pahlawan 10 November 2017
Original Pic From Mysatnite


Apa yang pertama kali kamu pikirkan ketika mendengar kata Pahlawan?
Untuk sebagian orang atau anak kecil akan membayangkan tokoh superhero seperti spiderman, batman, iron man, kapten amerika bahkan mahkuk seram seperti hulk. Saya yang sejak kecil ingin sekali menjadi seorang pahlwan seperti spiderman, mampu mengeluarkan jaring dari tanganya, menempel di tembok tanpa terjatuh.

Pahlawan dalam komik dan serial televisi atau film di bioskop di identikan dengan berbagai kostum dan perlengkapan pendukung lainnya agar terlihat gagah dan keren. Mampu menyelamatkan bumi dari kehancuran dengan berbagai kekuatan super yang mereka milikki.

Tapi sayang itu semua hanyalah cerita fiksi belaka dan tidak terbukti ada kebenarannya. Apakah menjadi seorang pahlawan harus memiliki kostum yang unik dan kekuatan super?. Pertannyaan seperti itu mungkin bisa kalian jawab sendiri.

Pahlawan untuk sekitarmu


Kalau kamu masih berpikir menjadi seorang pahlawan itu harus memiliki kekuatan super, wajah yang tampan, senjata yang keren, mungkin mulai sekarang berhentilah bermimpi untuk menjadi pahlawan.

Menjadi pahlawan itu tidak harus punya segalanya, yang kamu butuhkan hanyalah rasa empati yang terpatri dalam dirimu. Rasa ingin menolong sesama, membantu orang-orang yang membutuhkanmu.

Mulailah dari hal-hal kecil seperti membantu menyelesaikan pekerjaan teman dikantor. Dengan catatan tidak mengganggu pekerjaan kamu sendiri. Sedikit menyisihkan uang sakumu untuk para kaum duafa.

Mematuhi aturan yang telah ditetapkan, misal tidak menerobos lampu merah, tidak membuang sampah sembarangan, ataupun  patuh untuk membayar pajak. Belum bisa memberikan yang terbaik setidaknya kamu tidak melakukan hal yang tidak baik.

Masih banyak lagi yang bisa kamu lakukan untuk menjadi seorang pahlawan bagi orang disekitarmu.


Berkarya Untuk Menularkan Hal Positif


Zaman sudah semakin maju, peradaban semakin jauh meninggalkan masa lalu. Dulu mungkin untuk menjadi seorang pahlawan kita harus memegang senjata dan tekadkan keberanian melawan bangsa penjajah.

Tapi hari ini sudah berbeda, roda zaman sudah berputar. Tidak ada guna mengangkat senjata, apa lagi harus bertumpah darah.

Buatlah sebuah karya yang mampu mempengaruhi hal positif untuk penerus bangsa. Tidak harus sebuah masterpiece yang penuh dengan penghargaan dan banyaknya pujian.

Mulailah dari hal-hal kecil yang memang mampu kamu lakukan. Menjadi penulis blogger misalnya, tulislah informasi yang bermanfaat dan akurat tanpa hoax itu sudah cukup untuk  kamu menajadi seorang pahlawan. Membagikan ilmu lewat sebuah tulisan mungkin bisa bermanfat dan berdampak baik untuk para pembacanya. 

Apa lagi dizaman sekarang sudah semakin banyak media untuk menyalurkan karyamu yang sesuai dengan minat kamu sendiri tanpa harus terbebani. 

Sekecil apapun manfaat yang kamu berikan akan berdampak untuk masa depan negeri ini. Jadi mau menunggu apa lagi, jadilah pahlawan kecil yang mampu bermanfaat untuk orang lain.

Menghargai perbedaan


Kita ini hidup dinegeri yang setiap pulaunya memiliki keberagaman, suku, ras, agama, budaya, adat dan masih banyak lagi. Dulu pahlawan negeri ini mampu bersatu untuk mengusir para penjajah dari bumi pertiwi dan terbentuklah negara indonesia.

Hari ini kita yang diwariskan dengan begitu banyaknya keberagaman, setidaknya kita sadar tidak menjadi jemawa saat menjadi mayoritas dan tidak pula minder saat minoritas.

Hilangkan perbedaan antara kita, bersatu untuk satu nama yaitu Indonesia. Tidak mungkin sekarang kita mengangkat bilah bambu karena tidak adanya penjajah. Tapi angkatlah tangan untuk sebuah persatuan.

Kalaupun kamu belum mampu menjadi pemersatu setidaknya jangalah menjadi pemecah persatuan.


Pahlawan untuk keluarga


Untuk yang sudah berkeluarga atau yang masih jomblo sekalipun, tidak perlu jauh-jauh ke amerika untuk ikut menjadi pasukan avengers.

Cobalah untuk menjadi pahlawan di lingkngan keluargamu sendiri, untuk yang sudah berkeluarga mungkin bisa memberikan perhatian kepada anak dan istri dengan berbagai hal-hal kecil. Karena saya belum berkeluarga jadi tidak begitu mengerti.

Untuk yang jomblo, setidaknya kamu memiliki keluarga jugakan. Entah itu orang tua, saudara atau bahkan teman dekat juga tidak ada masalah.

Buatlah lingkungan terdekatmu senyaman mungkin, berikan apa yang bisa kamu berikan, bantu apa yang bisa kamu bantu. Jadilah sosok pahlawan bagi mereka, sosok yang mampu memberikan contoh yang baik, pengaruh yang positif dan kebahagiaan untuk mereka.


Hari Pahlawan


Surabaya 10 November 1945, genap sudah 72 tahun peristiwa besar pertama yang terjadi setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Menjadi tonggak sejarah besar bagi bangsa Indonesia, perlawanan terhadap pasukan Britania Raya. Pertempuran besar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.

Kini sudah 72 tahun berlalu, banyak problematika yang masih terjadi negeri ini. Perjuangan saat ini bukan lagi melawan penjajah, tapi melawan ego diri sendiri dan kepentingan tertinggi.

Korupsi, berita Hoax, Rasis, adalah bagian dari penjajah yang paling mengerikan untuk saat ini.

Kesimpulan

Untuk menjadi seorang pahlawan tidak harus melakukan hal yang diluar kemampuanmu. Lakukan apa yang bisa kamu lakukan. Yang terpenting adalah dampak positif yang kamu berikan.

Menjadi pahlawan tidak perlu kostum yang nyentrik agar menjadi pusat perhatian, tapi jadi pribadi yang baik yang mampu menggiring opini menuju arah yang positif.

Tidak perlu senjata ataupun bilah bambu, yang kamu butuhkan hanya semangat untuk berkarya, Berkarya untuk membangun bangsa ini, berlomba untuk menjadi yang terbaik karena bangsa ini membutuhkan kamu.

Saya sendiri belum bisa memberikan apapun terhadap negeri ini, yang hanya bisa saya lakukan adalah menjadi warga negara yang baik dan patuh terhadap peraturan.

Saya akan melupakan menjadi sosok Spiderman yang selalu jadi impian saya sejak kecil, ada banyak pahlawan di negeri ini yang jauh lebih hebat, keren dan bisa jadi panutan, tentunya mereka nyata pernah hidup dan tercatat dalam sejarah meskipun tanpa kostum yang unik.

Selamat hari pahlawan, semoga kita selalu saling menjaga persatuan dan kesatuan antar sesama. Saling menjaga kerukunan antar suku, agama, dan ras karena kita Indonesia. Jangan pernah rasis terhadap jomblo ya.

Friday, November 3, 2017

Menjadi Penulis Tanpa Bakat

Sumber pic Pixabay.com

Kegiatan menulis memang menyenangkan untuk sebagian orang yang terjun di dunia penulisan. Baik itu yang professional maupun amatir, dari seorang penulis buku, penulis lepas, jurnalis samapai ke penulis blog. Tidak terkecuali saya sendiri, yang mulai menyukai menulis sejak duduk di bangku smp. Berawal dari tugas untuk membuat cerpen tentang kehidupan di lingkungan sekolah. Meskipun cerpen yang saya buat mendapatkan nilai yang jelek, tapi tetep bangga karena saya sudah membuat sebuah karya sendiri.

Tapi apakah saya bisa menjadi seorang penulis? sedangkan saya tidak memiliki bakat menulis. Pertanyaan yang selalu saya lontarkan kepada diri sendiri. 


Baja juga : Begitu pentingkah Sebuah Judul


Perlukah Bakat Untuk Menjadi Penulis?


Ada yang bilang untuk menjadi seorang penulis itu harus memiliki bakat. Tanpa bakat menulis, jangan pernah bermimpi untuk menjadi seorang penulis. Tapi apakah harus?, bagaimana jika orang yang tidak memiliki bakat namun tertarik untuk menekuni dunia penulisan?.

Menurut saya pribadi untuk menjadi seorang penulis tidaklah harus memiliki bakat. Karena kalau hanya sekedar bakat tanpa kerja keras sama saja bohong. Apa lagi kita tinggal di dunia yang semakin modern, dengan informasi yang mudah didapat dari mana saja. Tips-tips menulis bertebaran di internet, tinggal bagaimana kamu dan keinginan kuat kamu untuk belajar. Itu semua tergantung usaha yang kamu lakukan.

Jangan Takut Untuk Menulis


Terkadang merasa bingung untuk pertama kalinya, apa yang harus saya tulis?. Mungkin ini juga yang dirasakan semua orang saat pertama kali ingin membuat sebuah tulisan. Dalam pikiran selalu penuh dengan pertanyaan, bagaimana jika tulisan saya jelek?, terus tidak ada yang mau membacanya?, apakah orang akan tertawa melihat tulisan saya, bukan karena lucu tapi tidak menarik dan berantakan?.

Coba untuk melawan pikiran-pikiran negative yang ada dikepala kamu. Segeralah menulis kalimat pertama dan seterusnya, anggaplah kamu seorang professional. Tulis apa yang ingin kamu tulis, gunakan bahasa yang membuat kamu nyaman dalam menulis.

Jangan pedulikan dulu apakah ada yang membaca tulisan kamu, yang terpenting kamu terus menulis. Karena saat kamu berhenti dan kalah dengan rasa takut. Buang jauh-jauh mimpi kamu untuk menjadi seorang penulis dan kamu akan mendengar kalimat "sudah dibilang kalau tidak punya bakat jangan menulis".


Terus Belajar dan Banyak Membaca


Kamu ingin menjadi seorang penulis?, tapi malas untuk menambah pengetahuan. Merasa sudah cukup dengan apa yang kamu miliki sekarang. Sekali lagi lupakan mimpi untuk menjadi penulis.

Untuk mengembangkan dan menambah kosa kata dalam merangkai sebuah tulisan. Teruslah belajar dan banyak membaca sebagai referensi. Dari novel, artikel blog, majalah, koranpun bisa menjadi referensi untuk menulis.

Membaca juga akan membuat pikiran kamu lebih terbuka dan terkadang akan memunculkan sebuah ide tulisan. Kamu bisa membandingkan tulisan kamu dengan orang-orang yang sudah professional. Apa yang kurang dari tulisan kamu sehingga terlihat kurang menarik untuk dibaca. Dengan begitu kamu akan terus berkembang dengan sendirinya.



Percayalah Tidak Ada Yang Instan


Tidak ada bayi yang baru lahir langsung bisa berlari, semua ada tahapan dari merangkak, duduk, berdiri, merambat, berjalan baru bisa berlari. Begitupun untuk menjadi seorang penulis, memang melihat sekarang mereka yang sudah melahirkan banyak buku, artikel blog yang keren. Tapi apakah mereka langsung seperti itu.

Menurut saya si tidak, mereka semua melewati sebuah proses dan mungkin pernah mengalami apa yang sedang kamu alami sekarang. Saat kamu membuka blog yang sudah besar, sesekali keepo untuk melihat tulisan pertamanya. Biasanya hanya sedikit kata dan tidak begitu menarik seperti tulisannya yang sekarang.

Tidak perlu takut jika sekarang tulisanmu jelek, karena saat kamu mulai menulis, kamu sudah menjadi seorang penulis. Yang membedakan hanya professional dan amatir. Kamu bukan seorang penulis saat kamu memutuskan berhenti untuk menulis.



Jadi mulai sekarang tuangkanlah ide dalam otak kamu menjadi sebuah tulisan. Mungkin tidak semua orang akan menerimanya, setidaknya kamu sudah membuat sebuah karya dan menjadi seorang penulis. Tidak peduli kamu punya bakat atau tidak, selagi kamu ingin belajar.

Begitupun dengan saya hari ini meskipun seorang amatir yang masih belajar menulis, tapi saya tetap pede dengan tulisan saya. Tidak peduli apakah ada yang membaca atau tidak, saya akan tetap menulis dan menikmati proses sambil berjalan. Belajar, belajar dan belajar, dari orang-orang yang sudah saya anggap karyanya layak untuk jadi panutan.