Thursday, October 12, 2017

Suka dan Duka Menjadi Anak Rantau

mysatnite

Kita enggak pernah tau yang namanya masa depan, karna kita hanya berencana namun Tuhan yang menentukan segalanya. Begitupun dimana kita akan tinggal suatu saat nanti, entah menetap atau hanya untuk sementara atau yang sering di sebut merantau, bisa jadi karna pekerjaan dan kuliah.
Banyak suka dan dukanya menjadi anak rantau, dari berbagai problematika di rasakan saat di rantauan. Apa aja suka dukanya, pertama kita bahas sukanya.

  • Bebas


Menjadi anak rantau itu bebas, tidak akan ada yang melarang kamu melakukan apapun dan kemanapun kamu melangkah, itu kamu yang menentukan.

  • Teman Baru


Saat dirantauan kita akan ditemukan dengan orang-orang baru, teman baru, keluarga baru yang belum pernah kita temui sebelumnya. Ketemu orang yang senasib, atau bahkan kamu bisa ketemu orang satu daerah sama kamu.

  • Belajar Mandiri


Hidup sendiri dan melakukan beberapa hal seorang diri sudah menjadi makanan sehari-hari anak rantau. Dari nyuci baju, masak, beres-beres kost, karna enggak akan ada orang lain untuk disuruh-suruh. Bisa tau kan susahnya emak kamu yang nyuciin baju kamu tiap hari.

  • Pengalaman

"Pengalaman adalah guru terbaik", Ungkapan itu memang ada benarnya, kamu akan di suguhkan dengan budaya, lingkungan, bahasa, adat yang berbeda. Banyak pelajaran yang kamu akan dapatkan saat di rauntauan.

Kamu akan lebih terbuka untuk menerima sebuah perbedaan, belajar dari setiap orang-orang yang kamu temui. Belajar bermasyarakat, berorganisasi, menyesuaikan diri dan lain lain yang enggak akan kamu dapatkan di sekolah maupun kuliah.

Itu tadi dari sukanya, enggak selamanya jadi anak rantau penuh dengan kebahagiaan, ada kalanya dimana kita merasakan duka, sedih.

  • Homesick!!


Ini yang selalu terjadi buat yang baru merantau ataupun yang sudah lama, kangen untuk pulang dan kumpul bareng keluarga dan orang tua.

  • Merasa Kesepian


Ada kalanya kita merasakan kesepian, biasanya untuk yang baru merantau pertama kali. Pasti merasakan perasaan sepi dan sendiri. Ini si wajar, karna di hari pertama merantau belum ada orang yang kamu kenal. Itu pentingnya menyesuaikan diri tadi.

  • Penyakit Akhir Bulan


Kayaknya ini sudah menjadi penyakit sejuta anak rantau, akhir bulan duit nipis pokonya serba mepet, ngirit yang ujungnya makan indomie malah kadang sering telat untuk makan.

Mungkin itu aja yang bisa ku tulis, sebenernya masih banyak lagi suka dan duka menjadi anak rantau, mungkin akan di bahas di tulisan berikutnya. Untuk kamu yang lagi di rantauan mungkin merasakan itu semua, semoga tercapai apa yang kamu impikan di kota orang.

Untuk yang belum merantau, nanti coba deh bandingkan kehidupanmu setelah merantau apa saja yang bisa kamu dapatakan, bukan sekedar ilmu dari kampus ataupun uang dari bekerja.

Silahkan tulis di komentar, apa suka duka kalian di rantauan? apa mungkin sudah ketemu jodoh di rantauan heheh siapa yang tau.

Hanya blogger biasa yang biasa melakukan kebiasaan diluar orang-orang biasa. Blogger part time yang sehari harinya bekerja di perusahaan branding kawasan jakarta.

4 komentar

penyakit akhri bulan suka bikin kita jd kreatif

Bener banget mbak, ahahaha
makasih lo mbak udah mau mampir

yang membuat gua sakit selama ini hanyalah penyakit akhir bulan.
ntah kenapa harus ada satu hari dimana anak kos gak punya uang untuk makan, dan ini paling menyedihkan rasaku :((

Salam balik dari blog:
tamvan-dan-berani.com

bener banger mas Rizal
akhir bulan itu selalu menjadi maslah sejuta anak kost
aku juga mengalami hal itu... blum buat bensin motor lagi
mkasih mas rizal udah mampir

Silahkan untuk berkomentar, siapa tau bisa saling kenal dan saling sharing. Sekedar tegur sapa dalam kolom komentar mungkin akan berlanjut untuk kopdar, sejatinya menjalin pertemanan itu lebih indah. Kalau pun ada kekurangan silahkan untuk kritik beserta sarannya. Jangan menyematkan link hidup di kolom komentar.
EmoticonEmoticon